Facebook Pixel Code Bun, Kebiasaan Ini Kembangkan Karakter Positif Anak

Bun, Kebiasaan Ini Kembangkan Karakter Positif Anak

Bun, Kebiasaan Ini Kembangkan Karakter Positif Anak

Bun, Kebiasaan Ini Kembangkan Karakter Positif Anak

Karakter dominan buah hati akan semakin terlihat seiring bertambahnya usia anak. Seiring bertambahnya kemampuan berbahasa dan pemahamannya atas dunia sekitar, buah hati akan semakin percaya diri, mandiri, dan mahir mengendalikan emosi.

Pada usia ini, penting sekali bagi orang tua untuk memberikan bimbingan tepat. Hal ini supaya anak bisa berkembang sesuai potensi terbaiknya, sekaligus menanamkan karakter yang kuat, positif, dan membanggakan. Enam cara berikut bisa membantu pembentukan karakter buah hati.

  1. Perbanyak Playtime

Bermain atau playtime punya pengaruh yang besar terhadap perkembangan anak, termasuk karakternya. Memberikan buah hati waktu main yang cukup adalah cara termudah supaya ia bisa berkembang ke potensi terbaik dirinya.

Bermain bisa membantu anak berkembang secara fisik, mental, dan emosional. Permainan dalam grup juga bisa mengajarkan anak cara bersosialisasi yang baik, berimajinasi secara sehat, dan mencoba variasi peran yang unik. Saat bermain, buah hati akan belajar mengambil keputusan, mempertahankan pendapat, kreatif, serta bereksplorasi.

  1. Literasi dan Kisah Bermoral

Buku-buku cerita juga bisa menjadi jalan pembentukan karakter bermoral dan tahu membedakan antara salah dan benar. Melalui kisah dan karakter cerita, buah hati akan terinspirasi sehingga punya perspektif positif. Jangan pernah anggap remeh acara baca atau bercerita bersama sebanyak mungkin dan sedini mungkin ya, Bun.

  1. Disiplin Diri

Disiplin bukan hanya penting untuk membentuk karakter anak, melainkan juga menentukan kebahagiaan diri anak. Tanpa disiplin, buah hati mungkin kesulitan menavigasi hubungan dan tantangan dalam hidup, misalnya disiplin diri, respek terhadap orang lain, dan toleransi sesama.

Disiplin bukan berarti berbicara soal hukuman atau kata-kata keras, Bun. Orang tua harus tahu kapan berkata “ya” dan “tidak”, serta konsisten dalam mendidik buah hati.

  1. Beraktivitas Bersama

Beberapa aktivitas menarik seperti memasak, menyelesaikan proyek kesenian bersama, hingga berpartisipasi dalam kegiatan sosial, bisa membentuk karakter tangguh dan bertanggung jawab.

Dalam aktivitas ini, buah hati akan belajar menangani stres, bekerja secara efisien dan efektif, serta mengikuti aturan yang berjalan. Selain itu, Bunda bisa sekaligus menjalin hubungan dan mengajarkan ketrampilan hidup yang penting.

  1. Batasi Screen Time

Studi menunjukkan semakin tinggi screen time atau bermain gadget/menonton televisi akan berpengaruh terhadap tingkat intelektual dan perkembangan sosialnya. Ini karena screentime bersifat satu arah, karakter anak akan menjadi semakin pasif dan tergantung pada stimulus visual. Sebaiknya Bunda mengajak anak untuk aktif bermain untuk memberikan pengalaman hidup langsung yang baik untuknya.

  1. Jadi Orang Tua Terbaik

Usahakan selalu jadi sosok dan contoh terbaik untuk buah hati. Ingat anak adalah bagian terpisah dari diri orang tua, jadi usahakan untuk tidak memaksa membentuk ambisi yang bertentangan dengan minat dan kepribadian buah hati.

Orang tua juga seharusnya tidak membanding-bandingkan, memberi label negatif, atau mengabaikan keunikan anak. Sebaliknya, jadilah pendengar yang baik, pemberi nasehat dan motivasi yang bijak, serta tempat berlindung tanpa penghakiman.

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 5 - 12 tahun

how to training pimcore

testing

Daya Tahan Tubuh Kuat, Dukung ...

Daya Tahan Tubuh Kuat, Dukung si Kecil jadi Anak Generasi Maju

Menu Bernutrisi untuk Jaga Daya ...

Menu Bernutrisi untuk Jaga Daya Tahan Tubuh si Kecil

Penting, Baca Label Kemasan saat ...

Penting, Baca Label Kemasan saat Memilih Camilan si Kecil

Ajak Si Kecil Aktif Bermain ...

Selama pandemi COVID-19, ajak Si Kecil untuk tetap aktif di rumah dengan melakukan permainan anak...

Tips Mudah Atur Pola Makan ...

Tips Mudah Atur Pola Makan Sehat untuk Keluarga Selama Covid-19


Artikel Terpopuler

8 Nutrisi Penting untuk Daya ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi pada ...

Baca Selengkapnya >

Bun, Pastikan Periode Emas ...

Baca Selengkapnya >

Kenali Sebab dan Penanganan ...

Baca Selengkapnya >

Pahami Stunting pada Anak ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut