Facebook Pixel Code Aktif Bermain Bersama Kakak dan Adik dengan 5 Permainan Anak Ini

Ajak Si Kecil Aktif Bermain Bersama Kakak dan Adik dengan 5 Permainan Anak Ini

Ajak Si Kecil Aktif Bermain Bersama Kakak dan Adik dengan 5 Permainan Anak Ini

Ajak Si Kecil Aktif Bermain Bersama Kakak dan Adik dengan 5 Permainan Anak Ini

Di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti sekarang, anak-anak cenderung mudah bosan, apalagi jika kegiatan hanya dilakukan di rumah maupun sekitarnya. Agar si Kecil tetap ceria dan aktif selama pandemi ini, ajak mereka melakukan permainan anak yang tidak hanya menghibur tapi juga edukatif. Di bawah ini adalah rekomendasi permainan anak yang bisa Bunda perkenalkan di masa PSBB. Yuk coba, Bun! 

1. Tebak Objek

Selain diajak untuk memanfaatkan keterampilan pengamatan untuk mencari tahu objek dalam game ini, Bunda juga bisa meminta sang kakak atau adik sebagai pemain pertama untuk memikirkan objek yang bisa mereka lihat di sekitar. Minta mereka untuk membisikkan benda itu kepada Bunda dan menuliskannya di kertas.

Sementara pemain lain berusaha menjawab objek dengan memberikan pertanyaan yang hanya boleh dijawab dengan ’ya’ atau ‘tidak’ saja. Contohnya, bendanya berupa bola, penebak bisa bertanya "Apakah terbuat dari plastik?" atau "Apakah bentuknya bulat?" dan seterusnya. Batasi maksimal 20 pertanyaan yang bisa ditanyakan. Bila penebak belum bisa menebak 20 pertanyaan, berikan satu kesempatan terakhir untuk menjawab benda yang dimaksud.

2. Panas dan Dingin

Bunda juga bisa mengajak Si Kecil dan Kakak bermain Panas dan Dingin. Cara memainkannya, Bunda hanya perlu menyiapkan dua pemain atau lebih serta sebuah benda.

Dalam permainan anak ini pilihlah pemburu dan minta mereka untuk pergi dari ruangan. Kemudian Bunda sembunyikan benda tersebut di ruang sekitar tempat bermain. Lalu panggil pemburu kembali dan minta mereka mencari benda.

Ada beberapa istilah dalam permainan ini. "Lebih panas" berarti posisi pemburu sedikit dekat ke benda yang disembunyikan. Sementara istilah "Sangat Panas" atau "Terbakar" menandakan jaraknya semakin dekat. Bila pemburu bergerak menjauh dari benda yang disembunyikan katakan "lebih dingin." Sedangkan kata "beku" atau "dingin” ditujukan jika pemburu terus bergerak ke posisi yang salah. Untuk membantu pemburu, berilah petunjuk sampai pemburu mendapatkan benda tersebut.

3. Tebak Nama, Hewan, Tumbuhan, dan Kota

Permainan anak ini bisa dilakukan dengan cara buat tabel di selembar kertas yang terdiri dari lima kolom dengan tulisan kategori berupa Nama, Hewan, Tanaman, Kota, dan Poin untuk setiap pemain. Bunda juga bisa mengganti kategori berdasarkan usia si Kecil.

Pada kertas tersebut beri nama mereka. Kemudian setiap peserta bergantian menyebutkan alfabet secara berurutan sampai pemain berikutnya mengatakan ‘berhenti'. Huruf terakhir yang disebutkan tersebut menjadi petunjuk bagi semua pemain untuk mengisi kolom dengan kata yang dimulai dengan huruf itu.

Contohnya huruf yang terakhir disebut adalah C, maka kolom Nama diisi dengan nama awalan C seperti Carol, Hewan: Cicak, Tanaman: Cemara, dan Kota: Canberra, begitu seterusnya.

Poin jawaban yang benar, yakni 10 untuk tiap pemain. Sementara bila ada beberapa pemain yang jawabannya sama, mendapatkan 5 poin. Namun bila jawaban tidak ada, poinnya 0.

Di akhir permainan, pemain yang jumlah poinnya terbanyak dinyatakan sebagai pemenangnya. Mainan edukatif ini dapat membantu Si Kecil untuk mengenali nama-nama masing-masing kategori. Dalam permainan ini, Bunda berperan sebagai moderator dan membantu menghitung poin.

4. Hide-and-Seek (Petak Umpet)

Bunda juga bisa mengajak Si Kecil dan kakak bermain hide-and-seek (petak umpet) di rumah. Permainan anak ini mengharuskan satu orang (pencari) memejamkan matanya sambil menghitung dengan suara keras dan pemain lain bersembunyi.

Untuk tempat persembunyian, pilih tempat yang aman untuk Si Kecil dan memintanya tidak mengunjungi tempat tertentu seperti dapur, tangga, dan tempat kerja orang tua demi keselamatan mereka. Pencari kemudian membuka matanya dan mencari saudaranya yang bersembunyi. Orang pertama yang ditemukan adalah pencari selanjutnya, dan yang terakhir ditemukan menjadi pemenangnya.

5. Berkemah di Rumah

Berkemah tidak harus di tempat terbuka, lho, Bunda. Permainan anak ini bisa dilakukan di rumah. Biarkan anak memasang tenda, meja, kursi, dan peralatan kemah lainnya sambil Bunda sesekali membantu dan memerhatikan anak-anak saat melakukannya.

Agar kegiatan berkemah bisa lebih seru, bantu mereka mengambil barang-barang seperti buku, boneka binatang, makanan dan minuman ringan, senter, dan mainan seperti buku mewarnai dan pensil warna.

Itu tadi 5 permainan anak yang bisa Bunda lakukan di rumah bersama Si Kecil dan Kakak tercinta demi selama masa PSBB ini.

Hal yang tidak boleh dilupakan juga, pastikan anak-anak selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik sebelum dan sesudah bermain ya Bun. Jangan sering menyentuh wajah dengan tangan.

Selain itu, pastikan Bunda memberikan asupan gizi yang seimbang setiap hari baik dari makanan maupun susu sesuai dengan usia Si Kecil. Jika Bunda masih ingin mencari tahu lebih dalam terkait informasi nutrisi dan tumbuh kembang  anak, bisa dengan mengirimkan pertanyaan melalui carelinesgm@sarihusada.co.id atau nomor 0800 1 360 360.

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 5 - 12 tahun

Daya Tahan Tubuh Kuat, Dukung ...

Daya Tahan Tubuh Kuat, Dukung si Kecil jadi Anak Generasi Maju

Menu Bernutrisi untuk Jaga Daya ...

Menu Bernutrisi untuk Jaga Daya Tahan Tubuh si Kecil

Penting, Baca Label Kemasan saat ...

Penting, Baca Label Kemasan saat Memilih Camilan si Kecil

Tips Mudah Atur Pola Makan ...

Tips Mudah Atur Pola Makan Sehat untuk Keluarga Selama Covid-19

Tips Agar Si Kecil Tetap ...

Tips Agar si Kecil Tetapt Mendapatkan Vitamin D Alami Saat Jarang Terkena Sinar Matahari

Cara Menjaga Kesehatan si Kecil ...

Cara Menjaga Kesehatan si Kecil di Musim Virus


Artikel Terpopuler

8 Nutrisi Penting untuk Daya ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi pada ...

Baca Selengkapnya >

Bun, Pastikan Periode Emas ...

Baca Selengkapnya >

Kenali Sebab dan Penanganan ...

Baca Selengkapnya >

Pahami Stunting pada Anak ...

Baca Selengkapnya >

Website ini menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapat pengalaman terbaik di dalam website kami. Pelajari lebih lanjut